Foto Mahasiswa dan Mahasiswi Magang dari Politeknik Negeri Samarinda (POLNES)
Bontang – Healing In Bontang dengan bangga menerima mahasiswa magang dari Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Samarinda (POLNES), sebagai bagian dari program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mempersiapkan generasi muda yang siap terjun ke dunia kerja pariwisata secara profesional.
Kolaborasi Pendidikan dan Industri Pariwisata
Program magang ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Jurusan Pariwisata POLNES sebagai lembaga pendidikan vokasi dan Healing In Bontang sebagai mitra industri di bidang pariwisata.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa POLNES berkesempatan untuk mengaplikasikan ilmu kepariwisataan yang telah dipelajari selama perkuliahan, seperti pelayanan tamu, manajemen destinasi wisata, dan hospitality, ke dalam praktik kerja secara langsung di lapangan.
Kehadiran mahasiswa magang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Mahasiswa memperoleh pengalaman kerja secara langsung di industri pariwisata, sementara Healing In Bontang mendapatkan kontribusi tenaga, ide, serta perspektif baru dari generasi muda yang memahami perkembangan dan tren pariwisata terkini.
Tanggapan Pihak Healing In Bontang
Menanggapi kehadiran mahasiswa magang, Muhammad Ali Wafa selaku Co-Founder Healing In Bontang menyampaikan antusiasmenya terhadap program tersebut.
“Kami sangat terbuka menerima adik-adik mahasiswa dari POLNES, khususnya dari Jurusan Pariwisata. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi mereka untuk belajar langsung di lapangan sekaligus membantu kami memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada pengunjung,” ujarnya.
Muhammad Ali Wafa juga menambahkan bahwa pihak Healing In Bontang akan memberikan pendampingan kepada para mahasiswa selama masa PKL berlangsung agar mereka mendapatkan pengalaman kerja yang bermanfaat.
“Kami ingin mahasiswa magang tidak hanya sekadar menjalani rutinitas, tetapi benar-benar memahami bagaimana dunia kerja pariwisata yang sesungguhnya,” tambahnya.
Tujuan Program Magang
Program penerimaan mahasiswa magang dari Jurusan Pariwisata ini memiliki beberapa tujuan, antara lain:
1. Meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa di bidang pelayanan wisata dan hospitality melalui pengalaman kerja nyata di lingkungan profesional.
2. Menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik kepariwisataan yang dipelajari di kampus dengan pelayanan yang diterapkan secara langsung kepada pengunjung.
3. Membangun jaringan kerja sama yang berkelanjutan antara POLNES dan pelaku usaha pariwisata di wilayah Bontang dan sekitarnya.
4. Mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja agar lebih siap, kompeten, dan percaya diri setelah menyelesaikan pendidikan.
Proses Pembekalan dan Pelaksanaan
Sebelum terjun langsung ke lapangan, mahasiswa magang akan mendapatkan pembekalan awal mengenai budaya kerja, standar pelayanan kepada pengunjung, serta ruang lingkup tugas yang akan dijalankan selama masa PKL di Healing In Bontang.
Selama masa magang, mahasiswa juga akan mendapatkan pendampingan dari pembimbing lapangan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memberikan arahan sekaligus mengevaluasi kinerja mahasiswa secara berkala, khususnya dalam aspek pelayanan pengunjung dan operasional kegiatan wisata.
Dengan adanya proses pembekalan dan pendampingan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi kerja yang nyata.
Harapan ke Depan
Melalui program magang ini, Healing In Bontang berharap dapat terus menjalin hubungan baik dengan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul dan kompeten di bidang pariwisata.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis. Pengalaman langsung di industri pariwisata diharapkan mampu membentuk mahasiswa menjadi tenaga profesional yang memiliki keterampilan, etos kerja, serta pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan industri.
Healing In Bontang percaya bahwa perkembangan pariwisata tidak hanya membutuhkan destinasi yang menarik, tetapi juga sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, kolaborasi antara institusi pendidikan dan pelaku industri menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem pariwisata yang semakin maju dan berkelanjutan di Kota Bontang dan sekitarnya.
Kolaborasi Pendidikan dan Industri Pariwisata
Program magang ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Jurusan Pariwisata POLNES sebagai lembaga pendidikan vokasi dan Healing In Bontang sebagai mitra industri di bidang pariwisata.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa POLNES berkesempatan untuk mengaplikasikan ilmu kepariwisataan yang telah dipelajari selama perkuliahan, seperti pelayanan tamu, manajemen destinasi wisata, dan hospitality, ke dalam praktik kerja secara langsung di lapangan.
Kehadiran mahasiswa magang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Mahasiswa memperoleh pengalaman kerja secara langsung di industri pariwisata, sementara Healing In Bontang mendapatkan kontribusi tenaga, ide, serta perspektif baru dari generasi muda yang memahami perkembangan dan tren pariwisata terkini.
Tanggapan Pihak Healing In Bontang
Menanggapi kehadiran mahasiswa magang, Muhammad Ali Wafa selaku Co-Founder Healing In Bontang menyampaikan antusiasmenya terhadap program tersebut.
“Kami sangat terbuka menerima adik-adik mahasiswa dari POLNES, khususnya dari Jurusan Pariwisata. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi mereka untuk belajar langsung di lapangan sekaligus membantu kami memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada pengunjung,” ujarnya.
Muhammad Ali Wafa juga menambahkan bahwa pihak Healing In Bontang akan memberikan pendampingan kepada para mahasiswa selama masa PKL berlangsung agar mereka mendapatkan pengalaman kerja yang bermanfaat.
“Kami ingin mahasiswa magang tidak hanya sekadar menjalani rutinitas, tetapi benar-benar memahami bagaimana dunia kerja pariwisata yang sesungguhnya,” tambahnya.
Tujuan Program Magang
Program penerimaan mahasiswa magang dari Jurusan Pariwisata ini memiliki beberapa tujuan, antara lain:
1. Meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa di bidang pelayanan wisata dan hospitality melalui pengalaman kerja nyata di lingkungan profesional.
2. Menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik kepariwisataan yang dipelajari di kampus dengan pelayanan yang diterapkan secara langsung kepada pengunjung.
3. Membangun jaringan kerja sama yang berkelanjutan antara POLNES dan pelaku usaha pariwisata di wilayah Bontang dan sekitarnya.
4. Mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja agar lebih siap, kompeten, dan percaya diri setelah menyelesaikan pendidikan.
Proses Pembekalan dan Pelaksanaan
Sebelum terjun langsung ke lapangan, mahasiswa magang akan mendapatkan pembekalan awal mengenai budaya kerja, standar pelayanan kepada pengunjung, serta ruang lingkup tugas yang akan dijalankan selama masa PKL di Healing In Bontang.
Selama masa magang, mahasiswa juga akan mendapatkan pendampingan dari pembimbing lapangan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memberikan arahan sekaligus mengevaluasi kinerja mahasiswa secara berkala, khususnya dalam aspek pelayanan pengunjung dan operasional kegiatan wisata.
Dengan adanya proses pembekalan dan pendampingan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi kerja yang nyata.
Harapan ke Depan
Melalui program magang ini, Healing In Bontang berharap dapat terus menjalin hubungan baik dengan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul dan kompeten di bidang pariwisata.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis. Pengalaman langsung di industri pariwisata diharapkan mampu membentuk mahasiswa menjadi tenaga profesional yang memiliki keterampilan, etos kerja, serta pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan industri.
Healing In Bontang percaya bahwa perkembangan pariwisata tidak hanya membutuhkan destinasi yang menarik, tetapi juga sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, kolaborasi antara institusi pendidikan dan pelaku industri menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem pariwisata yang semakin maju dan berkelanjutan di Kota Bontang dan sekitarnya.